Senin, 23 April 2012

Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?




Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.


Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.


Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.


Silahkan dijawab dengan kejujuran masing-masing dibawah ini :




Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?



Semoga bermanfaat buat Agan-agan



sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7555123

+ Selengkapnya ...

Wasit Dikeroyok Pemain, Asisten Wasit Lari Terbirit-Birit [Dijamin Ngakak !!]


Kurang dari sepekan setelah suporter Olimpo meludahi mantan maestro lini tengah Tango, Juan Roman Riquelme, insiden memalukan kembali terjadi di sepak bola Argentina.





Pada pertandingan lanjutan divisi lima Argentina antara Union San Guillermo vs Atletico Tostado, laga harus dihentikan ketika terjadi saling pukul antara pemain dengan wasit dan dua asistennya.
Kejadian berawal saat wasit memberi kartu untuk salah satu pemain San Guillermo, namun pemain tersebut tak terima dan langsung melayangkan pukulan ke arah wasit diikuti rekan-rekan setimnya yang memukul dan menendang sang wasit.
Dua asisten wasit yang berusaha melerai tak luput dari amukan pemain. Salah satu asisten wasit bahkan lari terbirit-birit keluar lapangan dan dikejar hingga lompat pagar. bayangin aja,,,ampe lompat pager .





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10101274

+ Selengkapnya ...

Aneka Macam Angkutan Umum Yang Sudah Tersingkir Dari Jakarta


Aneka macam angkutan umum yang sudah tersingkir dari Jakarta. Beberapa masih bisa ditemukan melaju melawan zaman. Sementara itu, jumlah pemakai kendaraan umum di Jakarta makin menurun. Tahun 1970, 70 persen warga Jakarta adalah pengguna angkutan umum. Tahun 2010 warga pengguna angkutan umum tinggal 17,1 persen.


Rupa Transportasi Jakarta:


1. Helicak
Siapa masih inget helicak, alias helikopter becak? Dinamai begitu karena
bentuknya dianggap mirip dengan heli dan becak. Kendaraan ini
dipopulerkan Ali Sadikin tahun 1971 dan hanya bertahan selama beberapa
tahun. Lihat betapa sepinya Jalan Thamrin ketika itu.
Spoiler for Helicak:



2. Oplet
1979-Oplet sejatinya adalah mobil sedan merk Morris yand dimodifikasi, kadang dengan mobil Austin. Tahun 1980-an trayek oplet dihapus dan diganti dengan Mikrolet dan Metromini.
Spoiler for Oplet:

Spoiler for Oplet di Terminal Cililitan tempo dulu:




3. Bemo
1989-Sebenarnya bemo sudah mulai dihapus tahun 1971, tapi hingga sekarang masih bisa ditemukan di beberapa tempat yang tak dijangkau bis kota. Bemo artinya becak motor yang hadir bersamaan dengan Ganefo tahun 1962.
Spoiler for Bemo:


4. Bis Kota pengganti Tram Jaman Belanda
1981-Penumpang di terminal Lapangan Banteng yang kini sudah diubah menjadi taman. Sejarah angkutan umum Jakarta berawal dari tram dan bis yang dikelola Belanda. Sayang, tram bermesin uap dihapuskan oleh Presiden Soekarno tahun 1960.
Spoiler for Bis Kota:


5. Becak
1990-Becak masih bebas mangkal di Bundaran Hotel Indonesia. Jumlah tertinggi becak sepanjang sejarah ada pada tahun 1966 yakni 160 ribu.
Spoiler for Becak:


Spoiler for Becak Angkutan:


6. Bus Tingkat
1996-Bus tingkat masih dapat ditemui di jalan utama kota Jakarta. Pengelolanya adalah Pengangkutan Penumpang Djakarta alias PPD. PPD dibentuk dari Maskapai Lintas Kota Batavia yang dinasionalisasi tahun 1954.
Spoiler for Bus Tingkat:





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13796810

+ Selengkapnya ...

Pantai Wari (Warsa), Batu Picah dan Pantai Bosnik di Biak Papua nan Eksotis



Pulau Biak adalah salah satu pulau di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Indonesia. Biak adalah pulau terbesar diantara rantaian kepulauan kecil, serta mempunyai banyak pantai dengan keindahan atol dan terumbu karang yang sangat indah.
Kabupaten Biak Numfor, merupakan gugusan pulau yang berada di sebelah utara daratan Papua dan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik.




Perjalanan di Biak, diawali dengan kedatangan istri dan anak saya ke Biak mengisi liburan anak saya (kelas 4 Sekolah Dasar di Bandung) sehubungan dengan kebetulan saya pindah tugas dibiak.
Pertengahan Maret 2012 lalu, tepatnya 21 Maret keluarga berangkat dari Jakarta (Soekarno Hatta, Cengkareng) dengan menggunakan Merpati Airlines menuju Biak, transit di Makassar dan sampai di Bandara Frans Kaisiepo pagi hari 22 Maret 2012 jam 06.00 WIT. Kembali Ke Jakarta tanggal 25 Maret 2012 menggunakan Maskapai Garuda Indonesia, dari Bandara Frans Kaisiepo Biak pagi hari jam 9.30 WIT transit di Makassar.
Pagi Pagi sekali setelah mendarat dengan selamat di Frans Kaisiepo Airport Biak Papua, sampai dirumah (dinas), istirahat sampai waktunya makan siang maka saya dan keluarga bersiap-siap melakukan perjalanan menuju pantai Wari Biak Utara, kebetulan kita menyewa mobil (avanza), kira kira satu jam, perjalanan kita sampai di Pantai Wari (Warsa) Biak Utara. Pantai Wari yang terletak di Desa Yobdi Biak Utara, merupakan salah satu tempat rekreasi pantai karena memiliki pasir putih yang cukup panjang dan terletak di pinggir jalan raya. Dari pusat Bandara Frans Kaisiepo, Pantai Wari dapat ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan mobil maupun motor, jalan raya menuju Biak Utara menurut kami sudah beraspal baik.





DI Pantai Wari kita dapat bersantai santai (istirahat) di pondok-pondok tradisional yang sudah dibangun oleh penduduk setempat, tempat mandi, WC pun telah tersedia jadi jangan khawatir jika mandi mandi di pantai, dengan mudah kita dapat membersihkan diri dengan mengganti pakaian.
Pantai Wari terdapat pasir putih yang tebal dengan pemandangan yang indah dan eksotis. Berjalan jalan ditepian pantai, kita dapat pula mandi di sungai air tawar karena diujung pantai terdapat sungai yang bermuara di pantai wari ini.









Jangan lupa sebelum ke Pantai Wari (Warsa) siapkan dahulu perbekalan makan minum secukupnya, maklum disini masih sangat alami, tidak ada pedagang yang berjualan makanan atau minuman. Alat berenang (baju renang) ataupun kaos atau baju ganti secukupnya, karena tidak ada penyewaan baju renang ataupun pedagang baju disini, semua masih alami.





Kita pun bisa membaur dengan penduduk setempat yang jika kebetulan mereka bermain sepak bola pantai ataupun bola volley pantai, atau bisa juga jika kebetulan ada pengunjung lain kita bisa bergabung menikmati pantai Wari dengan berolah raga bersama.
Sebelum pulang kita melewati “Pantai Batu Picah” sangat dekat dengan Pantai Wari, kita dapat melihat debut ombak pecah diantara batu karang, pantai. Wow amazing “paradise” sangat takjub kami dibuatnya.









Sore hari kita pun pulang ke rumah (dinas). Esok harinya kita sekeluarga bersiap mengunjungi pantai Bosnik (Pantai Segara Indah), jaraknya lebih dekat dengan Pusat Kota Biak , perjalanan ke bosnik memakan waktu +/- setengah jam.
Pantai Bosnik, merupakan tempat wisata favorit masyarakat lokal (biak) dan juga pendatang karena lebih dekat jaraknya dari pusat kota, biasanya ramai pada hari libur (sabtu minggu). Di Pantai Bosnik telah disediakan pondok-pondok (tempat istirahat). Kita dapat menggunakannya untuk duduk-duduk menikmati pantai, meletakkan makanan minuman perbekalan yang telah dibawa dari rumah atau baju, peralatan renang, snorkeling, dan lainnya.
Panti Bosnik pun sangat eksotis, indah dan banyak pengunjung yang mandi-mandi di pantai Bosnik, snorkeling, ataupun hanya berjalan-jalan menikmati indahnya pantai.









Bagi anda yang berminat berlibur, menikmati pantai nan indah ke Biak Papua, dapat mengikuti tips sebagai berikut :
1. JIka berangkat dari Jakarta dapat menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airline (GA-650), ataupun Maskapai Merpati Air Line, dengan lama perjalanan kurang lebih 5 jam, dengan transit di Makasar (Bandara Sultan Hasanudin).Lama Waktu Jakarta (Bandara Soekarno Hatta) ke Makassar (Bandara Sultan Hasanudin) +/- 2 Jam, lama perjalanan Makassar (Bandara Sultan Hasanudin) ke Biak (bandara Frans Kaisiepo) +/- 3 jam. Perlu diingat ada tambahan beda waktu 2 jam (Waktu Indonesia Timur/WIT).
2. Hotel / Penginapan dapat dijumpai di Biak dengan berbagai jenis harga dan fasilitas mulai dari kelas melati sampai kelas hotel berbintang, diantaranya Hotel Irian (Aerotel Biak), Hotel Mapia, Hotel Nirmala Beach, Hotel Basana Inn, Hotel Arunbai , Hotel Instia dan lainya
3. Bagi tamu / wisatawan lokal sebaiknya dapat melakukan pemesanan hotel/penginapan sebelumnya untuk melakukan kesepakatan, sebaiknya harga sudah termasuk penginapan hotel termasuk transportasi, makan pagi siang dan malam, karena karena masih sangat alaminya objek-objek wisata yang ada sehingga jarang pedagang makan minum yang ada dilokasi wisata.
4. Alat Transportasi selama di Biak Papua dapat menggunakan mobil hotel atau dapat menyewa mobil (avanza/kijang Innova) biaya pun relative +/- 400 sd 700 ribu sehari.
5. Untuk menghindari terkena malaria tetap dianjurkan meminum pil anti malaria, sebelum kunjungan, setibanya disana dan setelah kembali dari Biak. Bagaimanapun daerah Papua masih rentan dengan epidemi Malaria.



Salaam........
BIAK (Bila Ingat Akan Kembali)............When (you) Remember (You'll) come back....




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13881064

+ Selengkapnya ...

Kelakuan Pembeli terhadap pedagang (Ngakak gan)



(Suatu Hari ada seorang pembeli mendekati pedagang)
+ Bang, ada kue ijo?
- gak jual kue ijo
(Besoknya org itu dateng lg)
+ ada kue ijo bang?
- kagak ada!
(Besoknya org itu dateng lg)
+ kue ijo nya ada bang?
- kagak ada!!! Besok lo tanya kue ijo lg gw iket trus gw paku lo!
(Org itu mikir sbntr,manggut2 trus pulang, tp besoknya dateng lg)
+ bang, ada tali?
- nah gt dong nanya yg laen,,tp gw gak ada tali
+ ada paku bang?
- gak ada jg!
+ oh,,syukurlah.. Bang, ada kue ijo?





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=14089722

+ Selengkapnya ...